Di Masa Pandemi, BLK Kudus Tetap Aktif Selenggarakan Pelatihan

Bae, KUDUSSATU.com— Di masa pandemi ini Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus masih aktif mengadakan beberapa pelatihan kerja. Pelatihan dimulai dari pukul 07.00 sampai 13.00 di tempat yang sudah disediakan dari pihak terkait.

Berbagai macam pelatihan yang dijalankan pihak BLK, tetap mengutamakan prosedur kesehatan sesuai anjuran pemerintah. “Berbagai pelatihan berjalan seperti biasanya, dengan syarat harus mematuhi protokol Covid-19 sesuai anjuran dari pemerintah terkait,” ucap Anggun Nugroho, Kepala UPTD BLK Kudus.

Berbagai macam paket pelatihan sudah berjalan selama ini. Diantara lain, otomotif, jahit, design grafis, tata kecantikan, boga atau masak, dan beberapa jurusan lain. Ada juga yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Berkerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, BLK Kudus membuka tiga macam pelatihan selama 10 hari, dimulai pada 13 Juli dan penutupan Jumat 24 Juli. Tiga macam petalihan itu diantaranya kelas memasak, pembuatan wastafel, dan pembuatan face shield.

Anggun Nugroho menambahkan, selain itu, ada juga pelatihan yang sumber dananya dibiayai oleh APBN. Waktunya pelatihannya pun bervariatif, antara 18 sampai 43 hari sesuai jenis pelatihannya.

“Tidak ada syarat khusus bagi peserta pelatihan, hanya saja masih bisa melakukan teori ataupun praktek yang diberikan. Ada peserta kena PHK, pengangguran, mahasiswa yang tidak mempunyai kegiatan,” ucapnya.

Untuk penerapan protokol Covid-19 di dalam pembelajaran, pihak BLK membatasi satu kelas hanya diikuti oleh 16 peserta, pengurangan jam pembelajaran dari 45 menjadi 30 menit, menggunakan masker, jaga jarak, dan tidak bersalaman. Juga ada beberapa wastafel yang sudah disediakan.

“Peserta diberbagai kelas bisa dilihat sangat antusias dan serius saat melakukan pembelajaran. Mereka dituntut untuk memahami betul apa yang disampaikan pengajar dan harapannya bisa mengembangkan kemampuan dalam dirinya masing-masing, saat diberikan ilmu teori maupun praktek dalam waktu kurang lebih enam jam dalam sehari ini,” tegas Anggun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *