10 Pelaku UMKM di Kudus Ikuti Pelatihan Pembuatan Trasi Instan

Bae,KUDUSSATU.com— Komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner Omah Gebyok Kudus mengikuti pelatihan online pembuatan trasi instant. Pelatihan disampaikan dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, di salah satu warung bakso pada kamis 16 Juli lalu.


Dalam proses pelatihan pembuatan trasi instant, pihak Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus juga turut hadir. Mereka mendampingi dan memantau para pelaku usaha saat melaksanakan pelatihan secara daring tersebut.

“Di klaster makanan dan minuman UMKM Kudus, kita mendapatkan info BPPP Banyuwangi mengadakan pelatihan pembuatan trasi instant, yang bisa diikuti dari daerah mana saja. Dan kami mengikuti pelatihan tersebut,” ucap Tri Wulan Larasati, salah satu anggota Omah Gebyok.

Tidak hanya teori saja, komunitas UMKM Omah Gebyok melaksanakan pelatihan daring tersebut sekaligus mempraktekkan pembuatan trasi instant. Hal itu untuk menambah wawasan serta keterampilan mereka.

Komunitas yang terbentuk dari teman kumpul, saat menjadi pelaku usaha binaan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus ini, sangat antusias dan senang mengikuti pelatihan pembuatan trasi instant. Sebelumnya mereka juga pernah mengikuti pelatihan serupa.

“Kita memang sering ikut sekalius senang jika ada pelatihan seperti ini. Karena dibalik bisa kumpul dan bertemu dengan teman komunitas, kita juga belajar bersama dalam melatih keterampilan,” tambah Tri.


Kepala Bidang Koperasi Rofiq Fachri melalui Kepala Seksi Pengembangan SDM dan Teknologi UKM Kabupaten Kudus, Bakti Tataryo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Omah Gebyok ini. Karena mereka bisa aktif sendiri atau mandiri dalam mengikuti pelatihan pembuatan trasi tersebut.


“Sebelumnya, kami malah tidak mengetahui adanya pelatihan ini. Pihak penyelenggara mengabari Pemerintah Kota Kudus jika ada peserta dari Kudus, yang mengikuti pelatihan,” Bakti Tataryo, saat memantau pelatihan pembuatan trasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *