Manfaatkan Medsos, IRT di Kudus Raup Jutaan Rupiah dari Jualan Kue Kering

Kudus, KUDUSSATU.com–Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), memasarkan produk secara daring (online) kini jadi pilihan utama para pelaku usaha kuliner agar tetap bertahan menjalankan roda usahanya.

Nah, bagi pebisnis kuliner yang selama ini fokus memasarkan usahanya lewat daring, merebaknya virus corona tidak berdampak signifikan dibanding mereka yang selama ini menjual produknya secara offline alias membuka gerai.

Hal itu seperti dirasakan pemilik Almira Cookies, Kuswati. Usaha kue kering yang digelutinya masih tetap eksis di tengah massa pandemi Covid-19.

“Alhamdulilah masih bisa bertahan, meskipun terjadi penurunan omset mencapai 40 persen selama masa pandemi,” kata Kuswasti.

Kuswati memulai usaha ini sejak 2006. Berawal ketika berhenti dari pekerjaan dan memulai merintis usaha kue kering seperti nastar,kastengel,putri salju,cokelat,kue manis,keciput,kacang-kacangan.

“Di awal-awal produk saya tawarkan ke teman-teman. Alhamdulilah responnya baik.

“Mereka tidak hanya membeli kue buatan saya, tapi ikut mempromosikan juga,” ujarnya.

Ia mengakui di masa pandemi terjadi penurunan omset. Namun, pihaknya cukup terbantu dengan memanfaatkan penjualan online melalui Facebook, WhatsApp, Isntgaram dan Link Google.

“Empat bulan lebih masa pandemi, saya tetap bisa berproduksi dan berjualan meskipun dirumah dengan memanfaatkan medsos,” terang warga Desa Piji RT 03 RW 05, Dawe.

Kuswati menyebutkan omset penjualan kue keringnya perbulan rata-rata kisaran Rp 9.000.000.

“Kalau saat ramadhan dan lebaran kemarin omsetnya bisa dua kali lipat lebih,”bebernya.

Kuswati menambah, beberapa waktu lalu memperoleh bantuan bahan baku produksi berupa tepung terigu, gula, minyak, telur dan kebutuhan lainnya dari Pemprov Jateng yang disalurkan melalui Dinas Tenaga Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus.

“Bantuan itu sangat membantu kami pelaku UMKM,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus Bambang TW melalui Kepala Seksi Promosi UKM, Subekti menyatakan, Pemkab Kudus mendukung upaya pemanfaatan pemasaran digital oleh pelaku UMK.

“Termasuk penggunaan medsos untuk berjualan,” ungkapnya. (An/K1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *