17 PDP Corona Meninggal, Kudus Belum KLB

Kota, KUDUSSATU.com–Sebanyak 17 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona di Kabupaten Kudus meninggal dunia. Hal ini berdasarkan update dari Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Kudus, Senin (13/4/2020).

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, dr Andiri Aridewi, 17 pasien yang meninggal dunia itu karena ada penyakit penyerta. Di antaranya, pasien memiliki penyakit kencing manis, jantung, kanker dan penyakit berat lainnya.

“Jadi sebagian besar PDP yang meninggal karena ada penyakit penyerta,” jelasnya saat ditemui di sela-sela rapat dengan Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Senin (13/4/2020).

Dia melanjutkan, dari total 17 PDP yang meninggal itu ada yang belum tes swab sebanyak sembilan orang. Sedangkan empat PDP yang sudah diswab kini masih menunggu hasilnya. Kemudian, untuk dua lagi yang sudah diswab hasilnya positif dan dua lagi negatif.

Saat ditanya kapan hasil swab untuk empat pasien keluar, dia menuturkan harus menunggu konfirmasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, BTKL/B2P2VRP.

“Untuk hasil tergantung labnya. Karena mereka juga harus periksa spesimen kiriman dari berbagai daerah,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk tiga pasien PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 menurutnya masih dirawat. Dua dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dan satu dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu. “Satu orang yang dirawat di Mardi Rahayu yakni warga Jepara,” ungkapnya.

Berdasarkan data https://corona.kuduskab.go.id/, total PDP update per 13 April 2020 pukul 10.00 WIB yakni 147 orang. 63 dinyatakan negatif, 32 pulang sehat, 33 dalam perawatan, dua dirujuk, 17 meninggal dan 32 negatif.

“Pulang sehat yakni kondisi baik bisa pulang, hasil swab belum keluar atau belum swab. Dan masih dalam pemantauan,” jelas dr Andini.

Selanjutnya, orang dalam pengawasan (ODP) yakni 261 orang. 155 masih dipantau (PDP) dan 106 selesai dipantau.
Untuk yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 yakni tiga masih dirawat, satu sembuh dan dua meninggal.(Im/K1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *