Sam’ani :Zaman Bupati Musthofa Jatah Fee Proyek untuk Bupati 5 Persen dari Dinas PUPR

KUDUSSATU.com, Semarang–Ada fakta menarik persidangan lanjutan kasus dugaan suap yang menyeret Bupati Nonaktif HM Tamzil. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin.

Ia menyebut ada jatah fee proyek untuk bupati pada masa kepemimpinan sebelum Bupati Nonaktif M. Tamzil.

“Di periode sebelum Pak Tamzil, saat itu saya masih di Dinas PUPR,” katanya di bawah sumpah dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sulistyono itu.

Ia menyebut fee proyek jatah bupati sebesar 5 persen.

“Biasanya diberikan melalui ajudan,” tambahnya.

“Pada masa Bupati HM. Tamzil, tidak ada fee proyek yang menjadi jatah bupati,” tandasanya.

Dalam persidangan tersebut, saksi juga ditanya seputar mekanisme pengisian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Jika merujuk bupati sebelum HM Tamzil yaitu Musthofa Wardoyo atau Kang Mus. Di era Musthofa Sam’ani pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kudus.

Sumber:Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *