Mahasiswa IAIN Kudus “Demo” Tolak Rokok di Kampus

Kudus, KUDUSSATU.com–Puluhan mahasiswa Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menggelar “demo” menolak rokok di kawasan kampus, Jum’at (15/11/2019) pagi.

Para mahasiswa menuntut agar pimpinan perguruan tinggi (IAIN Kudu) agar segera mengambil kebijakan agar kampus bisa steril dari asap rokok.

Berbagai spanduk berisi tulisan kecaman terhadap rokok. Di antaranya ; Kampus Tanpa Asap Rokok, Kami Berhak Menghirup Udara Segar Tanpa Asap Rokok, Asap Rokok Jangan Dibagi-bagi, Kamu Berhenti Merokok Kita Nikah Sekarang!#IAINKudusTanpaRokok.
Selain berorasi, mereka juga melakukan aksi teatrikal akan bahaya rokok bagi kesehatan. Rokok dianggap sebagai salah satu pembunuh.

Koordinator aksi, Kustina Candra Ningrum mengatakan bahwa di kampus belum memiliki kebijakan khusus soal asap rokok. Ia melihat masih banyak perokok aktif yang merokok sembarangan seperti di kantin atau di sekitar luar ruang kelas.

“Kami minta ada kebijakan khusus larangan merokok di kampus. Atau tempat tertentu untuk larangan merokok dan menyiapkan tempat khusus bagi perokok dengan disediakan fasilitas ruangan khusus,” pintanya.

“Saya secara pribadi cukup terganggu dengan rokok. Seperti kadang batuk-batuk dan pusing,”imbuhnya.
Aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa Progdi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, IAIN Kudus ini bagian dari praktikum kegiatan kuliah.

“Sebenarnya ini kita menggabungkan tiga materi langsung, yaitu public relation, profesi kehumasan dan opini publik,” kata Nonie Sunarni, dosen Progdi Penyiaran Islam IAIN Kudus.

Menurut Nonie, dalam mendesain isu tidak harus isu besar tentang negara. Sebenarnya ada dua isu besar, kata Nonie, yang pertama soal campaingn tentang sampah.

“Saya masih melihat fenomena banyak yang buang sampah sembarangan di ruang kelas. Kita akan edukasi atau lakukan public education bagaimana buang sampah yang baik,” ucapnya.

Yang kedua, masih kata Nonie, kampanye kedua soal asap rokok. Ia melihat fenomena banyaknya mahasiswa yang bebas merokok dengan sembarangan.

“Saya nggak melarang, tapi paling tidak mereka memiliki attitude dan etika untuk merokok yang benar. Jangan nunggu kuliah sambil merokok di luar, kasihan mahasiswi (perempuan) yang tidak merekok akhirnya terkena imbasnya. Termasuk di kantin banyak yang merokok,” beber Nonie yang juga staf pengajar di Undip.

Menurut Nonie, kampus adalah area yang bersih sehingga proses pembelajaran bisa maksimal. Dua isu besar ini, kata dia, bisa mendukung proses pembelajaran mahasiswa di kampus.

“Kami mengeset satu campign. PR Campaingn sebenarnya namanya. Nggak hanya soal politik, tapi termasuk soal sosial campaingn,” paparnya.(AN)

1 thought on “Mahasiswa IAIN Kudus “Demo” Tolak Rokok di Kampus

  1. Usul ni. ..
    Anda kan sekolah agama
    Jd kl praktikum demo, materi nya :

    “Tuntut sertifikasi kelayakan dakwah Ustadz sblm dakwah didepan umum”

    Belakangan ini kan viral tuh ustadz karbitan…
    Penjual jamu, pandai ngomong, jd ustadz, ceramah ya misuh2, provokatif…

    Dan msh bnyk lg ustadz2 yg ceramah nya ga bener….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *