Peringati Kelahiran Nabi, KB Nawa Kartika Adakan Berbagai Lomba

Kudus, KUDUSSATU.com–Untuk memperingati hari kelahiran nabi Muhammad, Sekolah KB Muslimat NU Nawa Kartika Kudus mengadakan Pekan Maulid Nabi dengan menggelar berbagai kegiatan, Salasa-Kamis (5-7/11/2019).

Kegiatan Pekan Maulid Nabi yang dilaksanakan selama 3 hari terebut terdiri dari beberapa lomba yakni lomba hafalan qur’an surat pendek, bacaan sholat, doa sehari-hari, dan juga lomba sholawat.

Peserta didik yang bersekolah di KB Muslimat NU Nawa Kartika rata-rata berusia 2-4 tahun. Mereka nampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pekan Maulid Nabi.

Lomba yang diadakan tersebut diharapkan mampu melatih anak agar lebih percaya diri dan berani tampil di hadapan orang banyak. Mengingat usia anak-anak KB ini adalah usia yang tergolong masih sangat belia, bisa jadi kegiatan lomba ini adalah pengalaman kali pertama bagi mereka.


“Ada beberapa anak yang masih malu-malu bahkan menangis tidak mau naik ke atas panggung. Namun banyak juga yang berani dan mulai percaya diri,” tutur Akhriza, salah satu pendidik disana.

Pengelola KB Muslimat NU Nawa Kartika, ibu Iffana Rofida menjelaskan bahwa “Kegiatan pekan maulid Nabi bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak KB Muslimat NU Nawa Kartika agar mengenal dan meneladani sifat-sifat Rssululloh sejak dini dan mencintai nabinya dengan membiasakan senang bersholawat.”

Puncak acara Pekan Maulid Nabi KB Muslimat NU Nawa Kartika diselenggarakan pada hari kamis, 7 November 2019. Saat puncak acara, ada pembacaan sholawat yang dilakukan anak-anak, penyerahan hadiah, dan menampilkan hiburan mendongeng oleh praktisi dongeng.

Pada pembacaan ayat suci serta sholawat guru melibatkan peserta didik yang berprestasi dalam lomba untuk tampil diatas panggung. Memberi ruang untuk anak lebih ekspresif dan makin senang bersholawat.

Untuk hiburan, KB Muslimat NU Nawa Kartika menghadirkan pendongeng dari Purwodadi bernama kak Dini. “Anak-anak sangat terhibur dengan dongeng boneka yang disampaikan dengan tema kejujuran. Dari dongeng tersebut anak diharapkan mampu meneladani sikap jujur seperti halnya sifat Rosulullah SAW.” Pungkas Muzaidah Kurniwati, salah satu pendidik. (Ahs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *