Mengenal Porang, Tanaman Umbi Dengan Beragam Mantaat

KUDUSSATU.com–Siapa sangka sejenis umbi-umbian bisa menyelamatkan hidup Paidi. Pemulung asal Madiun ini mampu meraup rupiah dari Amorphophallus muelleri Bl. atau tanaman porang.

“Dari dulu memang enggak mau kerja sama orang lain. Saya kenal porang pas STM. Begitu sudah makin dewasa, saya cari itu [porang] sama teman saya,” kata Paidi saat bertandang ke program ‘Hitam Putih’ Trans7 pada Agustus lalu dilansir dari Cnnindonesia.

Iles-iles atau lebih dikenal dengan nama porang adalah tanaman penghasil umbi. Tak ubahnya ubi, suweg, dan talas, umbi porang juga dapat dikonsumsi.


Banyak orang menyamakan porang dengan suweg karena tampilannya yang nyaris serupa. Keduanya sama-sama memiliki batang tunggal bercorak belang hijau putih. Batang memiliki cabang-cabang sebagai tangkai daun.

Mengutip situs Tanobat, yang membedakan porang dengan suweg adalah adanya tonjolan cokelat kehitaman pada pertemuan cabang dan daun pada porang. Tonjolan ini merupakan perkembangbiakan vegetatif porang.

Porang tersebar mulai dari Kepulauan Andaman, India, kemudian ke Myanmar, Thailand, dan Indonesia. Porang bisa tumbuh di sembarang lokasi seperti pinggir hutan jati, bawah rumpun bambu, tepi sungai, semak belukar, atau di bawah aneka pohon rindang.

Berat umbi porang bisa mencapai 5 kilogram. Umbi umumnya berwarna kuning cerah, berbeda dengan suweg yang berwarna putih.

Beragam manfaat

Tanaman umbi satu ini termasuk ke dalam jenis tanaman obat. Glukomanan yang terkandung dalam tanaman porang menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Setiap 100 gram porang hanya mengandung 3 kalori.

Porang membawa beragam manfaat baik untuk kesehatan maupun industri pangan dan obat-obatan. Glukomanan pada porang mampu mengurangi kadar kolesterol dan memberikan rasa kenyang lebih lama di perut. Karena rendah kalori, porang tidak akan mengganggu Anda yang tengah menjalankan program diet.

Tepung porang rendah kadar indeks glikemik sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.

Dengan kandungan serat pangan yang tinggi, porang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai penyakit seperti kanker usus besar, penyakit kardiovaskular, dan kencing manis.

Di Filipina, tepung porang digunakan untuk pengganti terigu dan bahan baku roti. Rasanya yang netral membuatnya muda dipadupadankan dengan bahan makanan lain.

Di Jepang, porang dimanfaatkan untuk campuran makanan mi shirataki dan konnyaku. Di industri obat-obatan, glukomanan dimanfaatkan untuk pembentuk kapsul pada obat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *