Dorong Pertumbuhan Sektor Mikro, IRT Di Kudus dapat Pelatihan Bikin Kue Kering

Kudus, KUDUSSATU.com – Pemerintah Kabupaten Kudus tengah mendorong agar sektor mikro agar tumbuh. Sehingga mampu memberikan efek pemberdayaan bagi warga, khususnya bagi rumah tangga.

Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus memberikan pelatihan pembuatan kue kering terhadap masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal para peserta dalam menjalankan usaha rumah tangga. Sehingga dapat menghasilkan income dan dapat memperbaiki ekonomi keluarga.

Kegiatan yang diikuti 30 peserta itu tak hanya sekadar diberikan teori semata. Mereka juga diajak praktik langsung membuat kue kering dengan didampingi tutor professional dibidangnya.
Pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini disambut dengan penuh antusias oleh para peserta yang memiliki pengalaman yang cukup beragam.

“30 peserta ini dari yang belum pernah membuat kue kering sampai yang mahir kita ajak praktik langsung membuat kue kering yang popular dan masih laris dijual dipasaran,” kata Nur Hayati, salah seorang tutor.

Ia menyebut ada empat jenis olahan kue kering yang dipraktikkan dalam pelatihan tersebut. Yakni, Nastar, Kastangel, Egg Roll, dan jenis terbaru yang disebut kue Janit (janda genit).
Kue-kue kering tersebut sangat laku keras pada momen jelang hari raya idul fitri. Sedangkan menurut Nur Hayati untuk hari-hari biasa kue tersebut bisa dijadikan cemilan atau dijadikan sebagai hidangan acara-acara khitanan dan pernikahan.

“Meskipun ada peserta yang mahir, tapi mereka kurang jeli saat membikin adonan. Inilah pentingnya pelatihan. Seperti saat mereka mencampur margarin, mereka langsung mencampur semua dengan bahan-bahan lainnya. Padahal itu akan membuat adonan tidak bisa mengembang,” jelasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *