Pemkab Kudus Dorong UKM Bisa Go Online

Kudus, KUDUSSATU.com–Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kudus cukup antusias mengikuti pelatihan marketing online. Salah satunya pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Tengah di hotel @Hom awal Agustus lalu.

Adalah Muhammad Athi’ur Rahman salah satu pelaku UKM Kudus dibidang fashion dan gamis mengaku kegiatan yang diikutinya tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya yang sela ini masih banyak melakukan pemasaran secara offline.

“Alhamdulillah sangat membantu, jika selama ini kita mengandalkan offline dengan menunggu datangnya konsumen kita datang ke bakul-bakul atau pedagang. Namun setelah kita dikenalkan dengan pasar online ini kita bisa duduk dengan santai tapi omset tetap jalan,” terangya.

Pada teknik awal, ia mulai dikenalkan dengan media social sebagai ajang bisnis online. Ia juga dilatih untuk foto produk bauatannya, juga dilatih spesifik mengenal konsumen supaya nanti lebih mengena dan tidak asal posting.

“Sebelumnya saya pernah memanfaatkan facebook. Tapi dari pelatihan ini kita dituntut untuk memisahkan mana facebook pribadi dan mana facebook yang digunakan untuk jualan. Tidak hanya itu kita juga diajarkan listing produk di google dan pengenalan SEO,”jelasnya.

Athi’ berharap, setelah ia menguasai tentang marketing online dari bintek tersebut dapat meningkatkan omsetnya serta perkembangan dunia fashion yang ia geluti selama ini semakin ramai.

Salah satu peserta pelatihan marketing nampak serius mempelajari teknik pengambilan gambar dalam Bimtek Marketing Online di hotel @Hom awal Agustus lalu.

Pelatihan yang berlangsung dari 2-9 Agustus 2019 di @Hom Kudus ini diikuti sebanyak 35 pelaku UKM yang berasal dari tiga kabupaten. Yakni Kudus 15 orang, Pati 10 orang, dan Rembang 10 orang.

Pada Bintek Pengembangan Marketing Online Melalui Sistem E-Commerce tersebut, para pelaku UKM pertama-tama diperkenalkan dengan media social yang dapat digunakan untuk jualan. Kemudian mereka juga diajarkan memotret produk melalui camera android dan mengeditnya.

Tak hanya itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara membuat foto dan video yang mampu mencerikan (story telling) keunggulan produk mereka dengan baik. Sehingga ketika diupload pada akun medsos jualan mereka membuat konsumen tertarik.

Bahkan, para peserta bintek tersebut diajarkan bagaimana listing di google dan cara memanfaatkan search engine optimize (SEO) agar produk mereka mudah muncul dibarisan teratas dipencarian.

Sementara itu, Kepala Disnaker Perinkop UKM Kabupaten Kudus, Bambang TW mengatakan bahwa diperlukan berbagai terobosan agar produk-produk UKM semakin laku dipasaran. Termasuk melalui market online.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta akan semakin memahami terkait pemasaran berbasis online ataupun e-commerce ini,” kata Bambang.

Bambang TW juga mengharapkan agar para peserta akan semakin memahami terkait pemasaran berbasis online ataupun e-commerce ini. Mengingat pasar online peminatnya sangat besar dan meningkat setiap tahunnya.

“Berbagai upaya yang telah kita berikan semoga bisa membuat UKM Kudus bisa makin go online, bisa kian masif melakukan penetrasi pemasaran dan penjualan melalui platform digital,” ujarnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *