Pelaku UKM di Kudus Dibekali Pemasaran Online

Kudus, KUDUSSATU.com–Masalah pemasaran acapkali menjadi kendala para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu, diperlukan berbagai terobosan agar produk-produk UKM bisa semakin dikenal dan diterima masyarakat.

Oleh karena itu, Pemkab Kudus melalui Bidang UKM pada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM menyelenggarakan Pelatihan Pemasaran Produk UKM di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Lantai 2 , (30-31/7/2019)yang diikuti oleh puluhan pelaku UKM di wilayah Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kudus, Bambang TW menuturkan, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta akan semakin memahami terkait pemasaran berbasis online ataupun e-commerce.

“Selain melalui pelatihan, nantinya para pelaku UKM ini akan dibimbing agar bisa menginput produk mereka untuk dipasarkan melalui aplikasi yang sudah disiapkan,” kata Bambang saat membuka cara Temu Kemitraan Usaha Pemasaran Online, Selasa (30/7/2019).

Kepala Seksi Promosi dan Pengembangan Produk Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus, Mahmudah menyebutkan peserta akan diberi masukan oleh UKM Center (Jateng) bagaimana cara membuat produk yang baik, kemasan dan legalitas usaha berupa nomor induk usaha (NIB). Mereka (UKM) juga akan dibantu proses pengurusan NIB.

“Bagaimana mereka diajari cara berproduksi yang baik dulu baru nanti dilanjutkan pemasaran online. Makanya nanti kami data juga, kira-kira kalau memenuhi kriteria untuk dipasarkan via online, akan kami bantu,” katanya.

Untuk pelatihan pemasaran yang offlinenya, kata Mahmudah, sudah diselenggarakan April lalu. Mereka akan kita hubungkan dengan pusat oleh-oleh dan pasar modern. Sebagai mereka sudah melakukan transaksi dan menjadi suplaier.

“Untuk yang pemasaran online besok akan dihubungkan dengan Market Place dan Bukalapak agar produk mereka bisa dipasarkan secara online,” ungkapnya.

Diakui Mahmudah, jika selama ini banyak pelaku usaha yang belum memiliki nomor izin berusah karena itu, nantinya mereka akan dibantu difasilitasi langsung oleh UKM Center Jawa Tengah. Untuk tahun ini kuota yang tersedia mencapai 500.

“Pelaku tinggal mengisi formulir data diiri serta menyertakan alamat email masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu salah satu peserta, Noor Heni Indriyani, mengaku senang karena bisa mengikuti pelatihan pemasaran online.

“Alhamdulillah, oleh dinas diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. Banyak manfaat yang saya peroleh,” kata Heni yang merupakan pelaku usaha di bidang kuliner. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *