Puskopol: Pasca OTT KPK, Plt Bupati Kudus Miliki Banyak PR

Kudus, KUDUSSATU.com–Penunjukan HM Hartopo sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus memiliki banyak pekerjaaan rumah (PR). Apalagi pasca OTT KPK yang mengakibatkan legitimasi terhadap kepala daerah (Bupati) menurun.

Menurut Direktur Pusat Studi dan Komunikasi Politik (Puskopol) Kudus Ozi Setiadi dari sisi birokrasi Hartopo dituntut publik untuk menjalankan good governance seperti transparansi, kredibilitas dll pasca OTT Bupati Non-aktif HM Tamzil.

“Khususnya soal jual-beli jabatan yang notabene sudah menjadi penyakit akut. Hartopo harus berani bersih-bersih dapurnya,” kata Ozi.

Selain permasalahan birokrasi, lanjut Ozi, Hartopo juga akan bersinggungan dengan kepentingan partai politik, khususnya partai pengusung.

“Mau tidak mau Hartopo dituntut untuk bisa mengakomodir kepentingan partai pengusung,” ungkap dosen IAIN Kudus itu.

Ozi menambahkan Hartopo juga dituntut bisa melakukan harmonisasi antara partai pendukung dengan oposisi, khususnya terkait dengan pemetaan legislatif yang dapat menghambat pemerintahannya.


“Karena itu, Hartopo harus bisa mencari dukungan di legislatif di atas 50% . Ini kesempatan bagi Hartopo untuk bisa merangkul oposisi agar bisa menguasai parlemen,” jelasnya.

Dalam Pilkada 2018, pasangan Tamzil-Hartopo diusung oleh tiga partai politik yaitu PKB, PPP dan Hanura. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *