Berdayakan Ekonomi Keluarga, Ibu Rumah Tangga di Kudus Diajari Membuat Hot Dog, Pizza, Donat dan Burger

Kudus, KUDUSSATU.com–Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus menggembleng puluhan ibu-ibu rumah tangga untuk membuat roti (bakery). Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal usaha untuk menambah penghasilan keluarga.

Sebanyak 30 orang ibu rumah tangga di Kabupaten mengikuti pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Salah satunya pelatihan pembuatan roti atau bakery.

“Peserta dibekali dengan teori manajerial dan praktek langsung untuk pembuatan roti. Untuk satu kelas diikuti sebanyak 30 orang peserta,” kata Rofiq Fachri, kepala Seksi Pengembangan SDM dan Teknologi UKM Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus, Selasa (23/7/2019).

Untuk kelas bakery, lanjut Rofiq, para peserta diajari cara membuat beberapa produk olahan roti yang familiar di pasar yaitu hot dog, pizza, donat dan burger.
Menurut Rofiq, keempat produk tersebut sengaja dipilih karena selama ini cukup familiar dan laku di pasaran.

“Termasuk juga untuk memenuhi permintaan seperti hajatan pernikahan, kematian dan haji,”ungkapnya.

Bahkan, imbuh Rofiq, kegiatan hajatan bisa menjadi pasar potensial bagi ibu-ibu yang menekuni usaha pembuatan roti. Karena itu, pihaknya cukup optimistis bahwa melalui pelatihan kewirausahaan ini mereka (ibu-ibu) bisa lebih mandiri.

“Yang penting, di awal mereka kita bekali cara bagaimana memproduksi produksi yang baik dan benar. Bahkan, memang kita sengaja hadirkan mentor berpengalaman yang selama ini merupakan binaan dari kami yang sudah sukses,” terangnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyebutkan jika pelatihan kewirausahaan ini merupakan bentuk komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kudus. Yaitu mendorong semakin banyaknya wirausahawan baru di Kudus.

“Kami siap untuk mensukseskan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kudus sebanyak 500 wirausaha baru setiap tahunnya,” kata Bambang TW kepada kudussatu.com.

Para peserta pelatihan pembuatan bakery antusias mengikuti pelatihan kewirausahaan. Mereka menyajikan roti hasil kreasi selama pelatihan, Selasa (23/7/2019).

Bambang menjelaskan jika pelatihan ini merupakan program nyata Bupati dan Wakil Bupati Kudus, untuk pengembangan ekonomi mikro masyarakat, terutama bagi para ibu yang ingin memulai usaha baru. Diharapkan dengan cara seperti ini nanti akan dapat mengatasi perekonomian masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

“Saya secara pribadi sangat, mengapresiasi adanya kegiatan ini, karena ini merupakan suatu bentuk kegiatan yang positif serta dapat memberikan ilmu kepada para peserta yang memulai dunia usaha baru. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini nanti akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu salah satu peserta, Noor Heni Indriyani, mengaku senang karena bisa mengikuti pelatihan pembuatan roti.

“Alhamdulillah, oleh dinas diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. Banyak manfaat yang saya peroleh,” kata Heni yang merupakan mantan akuntan di salah satu perusahaan nasional itu.

Selain dapat meningkatkan kemampuan untuk membuat roti, lanjut Heni, pihaknya juga mendapat pengetahuan tentang bermacam varian roti.

“Selain untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan soal roti (bakery)juga untuk menambah relasi dan teman,” tutur warga Pedawang, Kecamatan Bae itu. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *