Tak Dapat Perhatian Pemerintah, KPMP Swadaya Bedah Rumah Mbah Wakinah

KUDUSSATU.COM, JEKULO–Membangun karya dalam sunyi, dengan ikhlas karena cinta pada negeri. Ungkapan ini cukup pantas disematkan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koalisi Pejuang Merah Putih (KPMP), yang bergotong-royong melakukan bedah rumah milik Mbah Wakinah (65), warga Hadipolo, Kecamatan Jekulo.

“Rumah Mbah Wakinah, kategori tidak layak huni. Sudah bertahun-tahun, namun tak kunjung ada perhatian dari pemerintah,” kata Biyanto, ketua Marcab KPMP Kudus kepada kudussatu.com.

“Bedah rumah di mulai sejak Sabtu (4/5) dan sampai saat ini masih berlangsung sampai selesai . Dikerjakan secara swadaya para anggota LSM KPMP,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Mbah Wakinah tinggal sebatang kara. Untuk makan saja, katanya, sekalu diberi oleh warga sekitar rumahnya.

“Alhamdulillah hasil donasi dari donatur kita salurkan untuk membeli kebutuhan bahan bangunan. Sementara tenaga langsung dihandel anggota KPMP,” ungkapnya.

Ia menuturkan, jika kasus seperti Mbah Wakinah sangat banyak di Kudus. Bahkan hampir merata di sembilan kecamatan.
Karena itu, ujar Biyanto, pihaknya merasa prihatin dan terpanggil untuk ikut membantu. Ia melihat respon pemerintah terkesan lamban dan birokratis.

Rumah Mbok Rum (65), Warga RT 01, RW 05, Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus.

“Kami melihat masih banyak salah pendataan dan belum ada skala prioritas bagi rumah warga yang hendak dibedah rumahnya,” sebutnya.

“Termasuk, KPMP juga menemukan rumah tak layak huni milik Mbok Rum (65), Desa Gribig, Kecamatan Gebog, yang cukup memprihatikan. Ini target kami selanjutnya setelah lebaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Mbah Wakinah mengaku bersyukur dan senang karena dibantu memperbaiki rumah tinggalnya.

“Alhamdulillah, masih ada yang peduli membantu memperbaiki rumahnya. Maturnuwun sanget,”. tutur Wakinah.(AH/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *