Hardiknas, Tamzil Ingin Jadikan Kudus Sebagai Pusat Pendidikan

KUDUS, KUDUSSATU.com – Memaknai semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke- 111, Bupati Kudus, H. Muhammad Tamzil berkomitmen untuk memajukan pendidikan di Kota Kretek sehingga mampu menjadi pusat pendidikan di tanah air.

“Kudus berkomitmen untuk memajukan pendidikan. Kudus sebagai kota di pantura sebelah timur, kita ingin menjadi pusat pendidikan,” kata Tamzil usai memimpin upacara Hardiknas di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (2/5/2019).

Komitmen tersebut telah dimulai dengan memberikan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) yang tercatat telah mencapai 10.885 guru swasta di Kabupaten Kudus. Dengan harapan guru-guru swasta tersebut dapat meningkatkan kompetensinya dalam mendidik.

Pada kesempatan tersebut, Tamzil kembali menekankan kepada para guru swasta agar meningkatkan kualitasnya dalam mendidik para siswa. “Utamanya guru swasta harus meningkatkan kemampuannya dengan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, kan telah ada TKGS,” tandasnya.

Selain itu, melalui komitmen tersebut, Tamzil tidak ingin kedepan ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. “Kami akan selalu berusaha memajukan pendidikan di Kudus. Salah satunya kami harap tidak ada lagi anak yang berhenti di tengah jalan. Semoga para siswa dapat lulus sesuai dengan tingkatannya ,” jelasnya.

Terkait persoalan anak putus sekolah yang masih terjadi tiap tahun, Tamzil meminta agar sekolah dapat memberi perhatian dan pengertian kepada anak didiknya. Seperti tahun ini terdapat satu siswa di bangku SMP yang memutuskan keluar sekolah dengan alasan lebih memilih bekerja.

“Solusi saya agar siswa putus sekolah tersebut diikutkan ujian kejar paket sehingga di masa depan mendapatkan kesetaraan,” imbaunya.

Lebih lanjut, kata Tamzil, di zaman milenial seperti sekarang ini salah satu tantangan terberat adalah perilaku dan budi pekerti. Karena informasi baik juga buruk seliweran begitu cepat melalui teknologi, khususnya di smartphone kan.

“Kalau mereka salah pergaulan, maka karakter mereka akan rusak, pintar tapi julid, pintar tapi nyinyir, pintar tapi tidak santun,” tutur Tamzil.

Ia berharap pendidikan di Kudus bisa memproduksi siswa yang berakhlak dan kompetitif.

“Sehingga nanti lulusan-lulusan pelajar di Kudus selain cerdas dia punya akhlak dan karakter yang membanggakan serta punya spirit pejuang, spirit kompetitif,” jelasnya.

Sementara itu, selain menggelar upacara pada peringatan Hardiknas, Pemkab Kudus juga memberikan penghargaan kepada guru berprestasi maupun siswa yang berprestasi. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi para guru dalam meningkatkan kompetensinya dalam mengajar.

PAMERAN FOTO: Bupati Kudus H. Muhammad Tamzil membuka pameran foto hasil karya dari guru SMP 2 Gebog Kudus, Muhammad Sukarno yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (2/5/2019). (*)

Usai memimpin upacara, Tamzil membuka pameran lukisan karya dari guru SMP 2 Gebog, Muhammad Sukarno yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus. Pameran ini ingin menunjukkan bahwa seorang guru tidak hanya mampu menyalurkan ilmu semata, tapi juga mampu untuk berkarya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *