Wow, KPK Beberkan Bukti Suap Bowo Sidik Sebesar Rp 8 Miliar, Berupa Pecahan Rp 20 Ribu dan Rp 50 Ribu, Sebanyak 400 Ribu Amplop di Dalam 84 Kardus dan Disinyalir Untuk “Serangan Fajar” di Pileg


Jakarta, kudussatu.com–Pemandangan berbeda terlihat dalam konferensi pers operasi tangkap tangan yang digelar KPK, Kamis malam (28/3). Terlihat puluhan kardus ditumpuk rapi tepat di belakang Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang memberikan keterangan pers.

Isi dari kardus-kardus tersebut tak lain adalah uang. Uang itu diduga merupakan suap yang diterima oleh anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso.

Petugas memegang sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 100 ribu pada konferensi pers terkait dugaan suap pengiriman pupuk via kapal di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, (28/3).

Basaria menjelaskan uang itu ditemukan di suatu kantor di Jakarta. Uang berada dalam 84 kardus.


“(Uang) dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop-amplop pada 84 kardus,” kata Basaria.

Penyidik KPK menunjukan barang bukti Operasi Tangkap Tangan terkait dugaan suap pengiriman pupuk via kapal di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, (28/3).

Berdasarkan penghitungan, total uang tersebut adalah sebesar Rp 8 miliar. “Dimasukkan ke dalam 400 ribu amplop,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah menambahkan.

KPK menduga uang tersebut merupakan bagian suap dan gratifikasi yang diterima oleh Bowo yang juga politikus Golkar itu. Bahkan, KPK menemukan dugaan uang itu sengaja ditukar ke dalam pecahan kecil dan dimasukkan ke dalam amplop karena akan dipakai untuk kepentingan pileg.

“Diduga telah mengumpulkan uang dari sejumlah penerimaan-penerimaan terkait jabatan yang dipersiapkan untuk serangan fajar pada Pemilu 2019 nanti,” jelas Basaria.

Kasus ini terungkap dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sejak Rabu (27/3). Ketika itu KPK menangkap Bowo, orang kepercayaan Bowo bernama Indung, serta Asty Winasti selaku Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia.

Sumber: kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *