Limbah PT Pura Diduga Cemari Aliran Sungai Jekulo

JEKULO, KUDUSSATU.com–Limbah pabrik kertas PT Pura diduga mencemari daerah aliran sungai (DAS) yang mengalir ke sejumlah desa di wilayah kecamatan Jekulo.

Ketua Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Kudus Biyanto mengatakan, hasil investigasi di lapangan oleh tim KPMP, limbah PT Pura yang berada di jalan Kudus-Pati diduga telah mencemari daerah aliran sungai (DAS).

“Ada tiga desa yang terkena dampak limbah, yaitu desa Sidomulyo, Terban, dan Pladen,” kata dia kepada kudussatu.com, Sabtu (23/3/2019).

“Namun, infonya untuk desa Pladen menolak daerah aliran sungainya dilalui oleh limbah pabrik,” ujarnya.

Biyanto menyebutkan, berdasarkan keterangan salah seorang mantan anggota BPD setempat, jika limbah pabrik itu ditolak oleh warga Pladen. Kemudian, pabrik mengalirkan limbah lewat aliran DAS Terban ke Sidomulyo di kecamatan Jekulo.

Aliran sungai di Desa Sidomulyo dan Terban diduga tercemar limbah pabrik PT Pura

“Diduga pihak desa mendapat kompensasi dari perusahaan ketika melalui aliran sungai itu. Konon, sampai Rp 50 juta per tahun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, jika limbah yang dibuang diduga merupakan limbah tinta dari PT Pura.

“Kami menduga itu merupakan limbah tinta. Efeknya air sungai nampak hitam pekat dan berbau,” bebernya.

Biyanto menambahkah, sudah beberapa kali melaporkan hal itu dinas terkait yaitu PKPLH, numun tidak ada tanggapan serius.

“Saya tidak tau, apakah dinas tidak tau atau pura-pura. Atau mereka bermain lewat belakang, saya juga tidak tau,” tandasnya.

Sementara itu, Humas PT Pura Grup, Noor Faiz saat dikonfirmasi lewat watshapp menjawab sedang berada di luar kota. “Maaf saya lagi di luar kota, mas. Nanti akan saya cek dulu,” jawabnya singkat.

Sekitar 2014 lalu, tim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terjun langsung ke Kudus untuk melihat pencemaran limbah PT Pura di daerah aliran sungai Kencing (Jati). Bahkan PT Pura diberikan sanksi administratif dari KLHK dengan membayar denda sebesar Rp 35 miliar. (AM/AH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *