Perbaiki Gizi Rakyatnya, Tamzil Tebar 20 Ribu Ekor Benih Ikan Nila di Kali Bakinah Undaan

KUDUS, KUDUSSATU.com–Bupati Kudus HM. Tamzil menebar benih ikan Nila di Kali Bakinah, Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kamis (21/3/2019).

Ada sekitar 20 ribu ekor benih ikan Nila yang ditebar. Tamzil didampingi oleh Kasubag Tata Usaha Dinas Kelautan Provinsi Jawa Tengah, Sentot Sakirno dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kudus, Catur Sulistiyanto.

Bupati Kudus HM. Tamzil mengungkapkan, penebaran benih ikan di perairan umum di beberapa wilayah Kudus ini secara tidak langsung membantu masyarakat. Apalagi, masa panen ikan nila tergolong cepat yakni sekitar tiga bulan masa panen.

“Dengan masa panen yang cepat, diharapkan ikan yang ditebar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk dikonsumsi. Apalagi, ikan nila banyak gizinya,” ujarnya.

Sementara total sebanyak 360 ribu ikan nila kuning dan hitam ditebar di beberapa tempat di Kudus. Lokasi pertama di sungai di desa Ngemplak, lalu embung di desa Karangrowo, Undaan dan di embung desa Tanjungrejo, Jekulo.

Benih ikan yang ditebar di desa Ngemplak sendiri berjumlah 20 ribu ekor.
Bantuan benih ikan yang berasal dari Provinsi Jateng tersebut diharapkan bupati agar pihak pemerintah kecamatan, desa, dan warga ikut menjaga kebersihan sungai.

“Tolong sampah di sungai dibersihkan, kalau bisa buat kubangan di dekat sini untuk membuang sampah,” ujar Tamzil dikutip dari Dinas Kominfo Kudus.

Tamzil juga meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng untuk menyediakan 100 ribu benih ikan lagi di Bendungan Logung. Beberapa waktu lalu, bupati telah menebar 100 ribu benih ikan di Bendungan Logung, namun jumlah benih dirasa masih kurang.

“Pak Kasubbag, mohon 100 ribu benih ikan lagi untuk ditebar di Bendungan Logung,” pintanya.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng, Sentot Sakirno menyatakan kemungkinan benih ikan ini berhasil dipanen sekitar 60 persen.

“Keberhasilan ini ditentukan oleh kedalaman sungai, jika sungainya dalam, ikannya cepat tumbuh besar, kalau sungainya dangkal, ikannya cepat beranak. Saya optimis di sini akan berhasil, melihat situasi perairan di sini,” ujarnya. (Am/Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *