Kirab Banyu Panguripan, Upaya Jadikan Kudus adalah Satu

KUDUS, KUDUSSATU.com – Kirab banyu panguripan yang merupakan bagaian dari serangkaian acara Ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus 1440 H / 2019 yang akan digelar Senin (25/3/2019) adalah upaya merangkul semua pihak untuk menjadikan Kudus menjadi satu.

Hal itu diungkapkan Abdul Djalil, perwakilan panitia kegiatan tersebut pada Press Conference baru-baru ini. Ia menyebut pada acara kirab nantinya akan diikuti sebanyak 50 sendang yang ada di Kabupaten Kudus.

Selain sebagai ajang mengenalkan kekayaan sumber mata air yang ada di Kabupaten Kudus juga sebagai ikhtiar untuk merangkul suluruh air sendang kemudian disatukan dan dikirab bareng pada acara tersebut.

“Kirab ini upaya untuk merangkul semua bahwa Kudus adalah satu. Tidak ada lagi Kudus Kulon, Kudus Wetan. Tidak ada lagi budaya menara dan budaya negara. Kita menginginkan Kudus menjadi satu,” kata Abdul Djalil.

Bahkan dari pihak panitia selain sudah menyiapkan sebanyak 50 buah gentong dan 50 jun sebagai tempat air pada pelaksaan kirab. Panitia juga tengah menyiapkan sebanyak enam ekor kuda yang akan tunggangi oleh kesatria-kesatria pilihan panitia dalam acara itu.

“Karena kirab ini nanti dipimpin oleh pak Em Nadjib Hasan personifikasi dari Menara (Kudus Kulon) dan pak bupati personifikasi (Kudus) Wetan. Semuanya sudah bersatu padu bersama-sama tidak ada kulon tidak ada wetan. Nanti pak nadjib, pak bupati, pak wabup, pak kapolres, pak dandim, nanti akan naik kuda. Kita akan menyiapkan enam kuda tinggal mencari satrio piningit satunya yang akan menaiki satu kuda entah pak gubernur entah siapa. kita membayangkan enam kuda sebagai simbol kesatuan masyarakat. Antara yang kultural dengan yang struktural menjadi satu,” jelasnya.

Agar menghindari isu yang macam-macam, lanjutnya, pada momen itu air-air yang sudah dikirab akan ditirakati dengan dibacakan khataman Al-Quran sebanyak 19 kali. Setelah itu air-air tersebut dicampur menjadi satu dan dibagikan pada masyarakat. (DA/KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *