Ramah Difabel, Pasar Kliwon Raih Penghargaan dari Kemendag

TANGERANG, KUDUSSATU.com–Pasar Kliwon Kabupaten Kudus meraih penghargaan terbaik kategori pasar rakyat ramah difabel dari Kementerian Perdagangan RI.

Penghargaan diserahkan Presiden RI Joko Widodo kepada Bupati Kudus, dalam Peresmian dan Penyerahan Penghargaan Pasar Rakyat Indonesia serta Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan RI di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Tangerang, Selasa (12/3/2019) dikutip dari Dinas Kominfo Kudus.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti menyatakan terima kasih kepada pemerintah pusat atas segala apresiasi dan penghargaan yang telah diberikan.

Penghargaan sebagai hasil kerja keras semua pihak, terutama Dinas Perdagangan dalam pengelolaan pasar yang ramah lingkungan, mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung tak terkecuali penyandang disabilitas.

“Kami selalu menekankan pentingnya membuat pasar bersih, hingga membuat pengunjung merasa nyaman. Termasuk warga berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas,” ujarnya.

Bupati Kudus HM Tamzil berfoto bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar dan jajarannya seusai menerima penghargaan dari Presiden Jokowi.

Kontrol terhadap pasar di wilayah Kabupaten Kudus yang mencapai sekitar 30 buah, akan terus ditingkatkan. Pihaknya mendorong dinas terkait agar selalu meningkatkan kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di sekitar luar pasar.

“Pasar harus dikelola lebih baik lagi, tidak bau, bersih dan enak dipandang, sehingga dapat memberikan kenyamanan disamping rasa aman,” tegasnya.

Bupati mengutip pernyataan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, pemerintah kabupaten (pemkab) melalui Dinas Perdagangan diminta terus meningkatkan prestasi dalam menstabilkan harga dan menyediakan bahan pangan bagi rakyat.

Sementara pemerintah pusat mendukung pembangunan dan perbaikan pasar rakyat yang merupakan urat nadi perekonomian.
Pembangunan dan perbaikan lima ribu pasar rakyat di seluruh Indonesia telah dikerjakan selama kurun waktu 2015 – 2018. Pasar rakyat mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo, terlebih dalam menghadapi persaingan pasar global.(AM/AH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *