Santet Mulai Berseliweran Jelang Pemilu, Dari Keong Buntet, Kain Mori Hingga Tanah Kuburan

KUDUSSATU.com–Beragam cara dilakukan oleh calon legislatif (caleg) untuk bisa memenangkan kontestasi pemilihan umum (pemilu). Mulai dari membuat tim sukses, penyediaan logistik hingga serangan ilmu ghoib seperti santet dilakukan.

Serangan santet diduga dilancarkan oleh lawan-lawan politik guna bersaing untuk memperebutkan kursi legislatif.

Persaingan yang ketat memaksa para calon menghalalkan segala cara agar dapat mengalahkan kompetitornya.

Beragam serangan santet mulai berseliweran mendekati hari pencoblosan yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Benda-benda aneh seperti keong buntet, kain mori, hingga tanah kuburan disinyalir digunakan sebagai sarana untuk melakukan santet terhadap lawan politik dalam pemilu.

Menurut ilmu santet, konon keong buntet memiliki maksud agar lawan politik ditutup jalannya untuk memperoleh sebuah jabatan atau kursi.

Sementara kain mori dan tanah kuburan, konon digunakan untuk menutupi aura seseorang agar kelihatan tidak berwibawa sebagai seorang pemimpin. Boleh percaya boleh tidak. Faktanya hal-hal bersifat ghoib banyak terjadi jelang pemilu.

Salah seorang caleg, sebut saja Mawar mengatakan mendapat kiriman benda aneh-aneh di sekitar rumahnya. Benda tersebut berhasil, kata dia, diambil dengan cara ghaib atau dibantu oleh paranormal.

“Saya tau siapa yang menngirimnya, akan tetapi karena tidak bisa dibuktikan secara rasional, ya dibiarkan saja,” ujarnya.

(AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *