Ganjar dan 31 Kepala Daerah di Jateng Terancam Bui

Gara-gara deklarasi dukung Paslon 01

KUDUSSATU.com–Deklarasi dukungan yang dilakukan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan 31kepala daerah melanggar aturan dan terancam penjara atau bui.

Ini diungkapka Koordinator Divisi Humas dan Antarlembaga Bawaslu Jateng Rofiuddin mengatakan, aturan yang dilanggar bukan aturan kampanye, melainkan netralitas sebagai kepala daerah sebagaimana Pasal 1 angka (3) dan Pasal 61 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Masuk pelanggaran hukum lainnya, dalam hal ini UU Pemda,” kata Rofiuddin saat dihubungi, Sabtu (23/2/2019).

Ganjar dan 31 kepala daerah juga bisa diberhentikan dengan tidak hormat. Sanksi ini mengacu pada pasal 87 ayat 4 huruf b UU Nomor 5 tahun 2017 tentang ASN.

Selain sanksi pemecatan, ASN yang melanggar juga akan bisa mendapat hukuman pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12 juta sesui pasal 280 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.‎

Dengan terbukti melanggar aturan ini. Bisa jadi Ganjar akan langsung dijebloskan penjara dan diberhentikan tidak hormat dari jabatan Gubernur Jateng. Tentu saja harus melalui peradilan.

Semoga dengan ini para pegawai negeri sipil, pejabat bisa berlaku netral dalam pilpres dan menjadi pelajaran bagi kita semua.

Sumber:Jateng.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *