1.000 Warga Tidak Mampu di Jepara Dapat Sambungan Listrik Gratis

JEPARA –Sebanyak 1.000 warga tidak mampu di Kabupaten Jepara mendapatkan layanan gratis penyambungan listrik.

Program pemasangan sambungan listrik tersebut telah dimulai sejak November 2018 melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B, yang berlokasi di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Daya yang disambungkan di 1.000 rumah warga tersebut adalah 900 VA.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Executive Vice President Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Purnomo Jaya, secara simbolik meluncurkan program layanan penyambungan gratis bagi warga tidak mampu itu di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, Kamis (7/2/2019) siang.

“Jika CSR bisa dikelola, dikumpulkan, dan disalurkan tepat sasaran seperti ini maka bisa menekan angka kemiskinan. Kata kuncinya adalah keroyokan,” kata Ganjar.
Ganjar menegaskan, pemerataan listrik di Jateng secara kontinu terus dilakukan. Saat ini, 97 persen rumah tangga di Jateng telah terpasang sambungan listrik atau sebanyak 9.044.690. Sementara rumah tangga yang belum terpasang sebanyak 240.247 karena masih banyak yang menumpang aliran listrik dari rumah saudara ataupun tetangga.


“Memang hampir semua daerah di Jawa Tengah sudah teraliri listrik, tapi tidak kita pungkiri masih ada yang tercecer,” paparnya.

Untuk pemerataan itu, lanjut dia, pihaknya terus mendorong peningkatan pemanfaatan listrik dari energi terbarukan, meskipun masih ada daerah yang menggunakan bahan bakar sebagai sumber aliran listrik.

“Kecuali Karimun masih menggunakan bahan bakar. Merdekanya bareng kita, tapi jika yang terang hanya Jepara kan tidak adil. Di sana masih butuh tenaga Surya dan saat ini dikembangkan terus, saat ini listrik sudah bisa menyala secara normal,” kata Ganjar.

Sementara itu, Purnomo Jaya mengatakan, sasaran program ini adalah masyarakat tidak mampu di 20 Desa di Kabupaten Jepara. Sementara hingga saat ini telah tersambung 528 rumah tangga miskin di 10 desa.

“Dengan kegiatan pemasangan listrik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menambah rasio elektrifikasi khususnya di Jawa Tengah,” ujarnya.

Selain penyambungan listrik gratis, PLN juga telah membagikan 2.000 paket nutrisi untuk anak-anak sekolah di sekitar PLTU Tanjung Jati B. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan rutin setiap 4 bulan sekali.

Bupati Jepara M Marzuki menyatakan telah meminta PLTU Tanjung Jati B untuk terus meningkatkan kualitas dan pelayanannya. “Jangan lupa perhatikan masyarakat yang berada di sekitar lokasi PLTU,” kata Marzuki.

Sumber:Humas Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *