Kudus Langganan Banjir, Apa Solusi Bupati Tamzil?

KUDUS, KUDUSSATU.com-Banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, seolah menjadi agenda rutin ketika memasuki musim penghujan.

Khususnya di beberapa titik yang memang menjadi langganan banjir. Titik pertama di Kecamatan Mejobo, pantauan banjir berada di Desa Kesambi dan Temulus.
Selanjutnya, titik banjir berada di Kecamatan Jati. Ada dua desa menjadi langganan banjir yaitu Desa Tanjungkarang dan Desa Jati Wetan.

Titik terakhir, ada di Kecamatan Kaliwungu Desa Setrokalangan dan Desa Blimbing Kidul. Pertanyaan sejauh mana kesiapan Pemkab Kudus menangani persoalan banjir. Apa langkah yang dilakukan oleh Bupati Kudus HM Tamzil?

“Akar permasalahan banjir yg terjadi di Kecamatan Kaliwungu adalah pendangkalan sungai besar yg berada di wilayah Setrokalangan dan Blimbing Kidul. Tak hanya itu, jembatan Serang Welahan Drainase (SWD) 1 yg berlokasi di Blimbing Kidul sudah tua dan berlubang,”ujar Tamzil usai meninjau lokasi.

Hal ini akan jadi masukan utk saya laporkan kepada pak Gubernur Ganjar Pranowo , BBWS Pemali Juana dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. Harapan saya, tahun 2020, seluruh aliran sungai besar dibawah kewenangan BBWS Pemali Juana dapat dinormalisasi,” ungkap Tamzil.

Tamzil juga meminta semua pihak harus memilik kesiapan dalam penanggulanan bencana.

“Saya minta camat, kades, @bpbdkudus dapat memastikan agar warga yg terdampak banjir tetap terjaga keselamatannya, tidak boleh lapar, tidak boleh kedinginan. Posko kesehatan dan logistik siap dikerahkan,” tandasnya.(AM/AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *