Sempat Diprotes Ormas, Konser Padi Reborn Tetap Ramaikan Launching Persiku


KUDUS, KUDUSSATU.com-Pecinta klub sepakbola Persiku Kudus menyambut antusias dilaunchingnya tim berjuluk Macan Muria oleh Bupati Kudus HM Tamzil, Sabtu(19/1/2019) malam di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Apalagi grup band Padi Reborn didaulat untuk menghibur tidak hanya pecinta Persiku tetapi juga seluruh warga Kudus. Selain launcing Persiku juga sekaligus kegiatan tasyakuran Kudus meraih Adipura.

Diana, salah seorang suporter berharap Persiku bisa kembali jaya di tangan pelatih Subangkit.

“Kami (pecinta bola) sudah sangat merindukan Persiku juara lagi. Semoga pak Tamzil bisa mengangkat Persiku jadi juara,” harap warga Desa Dersalam itu.

Widjiono, ketum New Macan Muria menyambut baik launching tim Persiku Kudus. Menurutnya publik, khusunya pecinta perlu mengenal lebih dekat tim Persiku yang akan berlaga dalam kompetisi.

“Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Begitulah pecinta Persiku pasti ingin mengenal lebih dekat tim Persiku, mulai dari pemain, manajemen dan lain-lain,” ungkapnya.

Sebelumnya sejumlah ormas mengajukan keberatan kepada Polres Kudus, di antaranya Koalisi Pemuda Lintas Agama, Forum Silaturahmi Santri Muda, Majelis Shalawat dan Ratib Al Muhdlor, Lembaga Pemerhati Aspirasi Publik, serta perorangan. Mereka mendesak agar konser Padi Reborn tidak diberikan izin karena dilakukan pada malam hari yang dianggap menganggu kegiatan ibadah di Masjid Agung.

Terkait polemik soal penolakan sejumlah organisasi masyarakat, Sekretarais Daerah (Sekda) Kudus Sam’ani menyampaikan jika sejatinya acara tersebut ditujukan untuk lauching klub kebanggan warga Kudus yakni Persiku, sekaligus untuk syukuran penghargaan Adipura.

“Ini kan sebenarnya juga untuk masyarakat juga yang rindu hiburan seperti ini, tidak ada salahnya,” ucapnya.

“Saat Maghrib dan Isya kegiatan dihentikan sejenak untuk rehat, launchingnya pun baru akan dilaksanakan habis Isya’. Pokoknya nanti kita koordinasi dengan Masjid Agung,” tandas Sam’ani dikutip dari jurnalpantura.com.

Sam’ani menegaskan kegiatan launching Persiku akan tetap digelar di Alun-Alun Kudus karena ada beberapa hal yang telah selesai diurus.

“Kami tetap menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya nantinya tidak ada yang merasa dirugikan,”pungkasnya.(AH/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *