100 Hari Kepemimpinan Tamzil-Hartopo, Masih Banyak Janji Kampanye Belum “Dilunasi”

KUDUS, KUDUSSATU.com- Sembilan program unggulan(janji kampanye) secara bertahap sudah mulai dilaksanakan dalam kurun waktu 100 hari kepemimpinan Tamzil-Hartopo. Meski, masih ada beberapa yang belum dilunasi atau terlaksana karena terganjal sejumlah aturan.

Hal ini disampaikan Bupati Kudus H.M. Tamzil didampingi Wabup Kudus H.M. Hartopo dalam Simposium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Kudus di Pendapa Rumah Dinas Bupati Kudus, Selasa (8/1/2019).

Janji kampanye atau progam unggulan yang mulai Januari 2018 dilaksanakan seperti program satu juta rupiah untuk guru non PNS, bantuan sosial untuk pasien rumah sakit kelas tiga, maupun pendampingan wirausahawan sudah mulai dilaksanakan.

“Yang belum itu hibah untuk khatib maupun imam. Anggarannya sudah ada, kendalanya tinggal di pengubahan nomenklatur,” ujarnya.

“Kami membuka kepada publik mengenai pelaksanan 100 hari dan langsung mendapat tanggapannya. Saya kira ini modal awal kami untuk lima tahun ke depan,” tuturnya.


Selanjutnya, yang akan dilakukan Tamzil-Hartopo adalah reformasi birokrasi. Untuk saat ini, pihaknya masih sekedar mengingatkan kepada OPD agar bekerja maksimal sesuai aturan. Setelah enam bulan kepemimpinannya, akan ada evaluasi sesuai kinerja OPD selama ini.

Mengenai pelayanan publik, Tamzil mengaku RSUD maupun Dukcapil patut diberikan apresiasi. Namun, di beberapa OPD masih harus dievaluasi.

” Untuk memperbaiki pelayanan publik, memang diperlukan peningkatan SDM dan studi banding di kota lain yang sekiranya bisa diadopsi di Kabupaten Kudus,” ungkapnya.

Kedepannya, H.M. Hartopo menyampaikan akan membangun showroom UMKM dan koperasi UMKM di Trade Center.

“Membuat koperasi UMKM ini penting karena di Kudus selama ini belum ada,” ujarnya.

Hadirin berbagai kalangan seperti akademisi, LSM, perwakilan rumah sakit, kepala desa maupun kelompok kepentingan masyarakat hadir dalam acara ini.

Simposium 100 Hari Kepemimpinan Tamzil-Hartopo ini menghadirkan panelis Drs. R. Slamet Santoso, M.Si (Akademisi UNDIP), Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., M.Si., (Akademisi UNDIP), Drs. KH. Em Najib Hasan (Tokoh Masyarakat Kudus), dan Dr. Adri Efferi, M.Ag (Akademisi IAIN Kudus).
Sumber: Dinas Kominfo Kudus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *