Langgar Aturan, Bawaslu Kudus Tertibkan 5.000 APK Caleg

KUDUS, KUDUSSATU.com-Badan Pengawas Pemilu mencopot ribuan alat peraga kampanye (APK) yang diduga melanggar di Kabupaten Kudus.

Menurut data Bawaslu Kudus, lebih dari 5.000 APK telah ditertibkan selama 75 hari, atau sejak 23 September 2018 hingga akhir Desember 2018.

“Selama 75 hari kampanye ada lebih dari 5.000 buah APK di Kudus yang ditertibkan. APK ditertibkan karena melanggar aturan,” ujar Koordinator Divisi Hukum, Advokasi dan Data Bawaslu Kudus, Bahrudin, Kamis (3/11/2019).

Dijelaskannya, penertiban APK mayoritas berada di tempat yang dilarang pemasangannya. Di lokasi terlarang seperti tempat ibadah, gedung pemerintah, rumah sakit, tempat pendidikan, dan sarana publik lain.

“Paling banyak APK yang ditertibkan dipasang di pohon-pohon dan tiang listrik,” ujarnya.

“Jenis APK yang ditertibkan ada berbagai jenis, seperti spanduk, poster, stiker, baliho, dan lain-lain tersebar di berbagai wilayah di Kudus,” tambahnya.

Ia menerangkan, sesuai ketentuan UU Pemilu dan Peraturan KPU tentang kampanye, pemasangan APK harus di luar tempat yang ditentukan. Namun, banyak APK ternyata dipasang di tempat yang dilarang oleh aturan terkait.

Bahruddin menambahkan, pemasangan APK di tempat umum harus disesuaikan dengan peraturan daerah.

Tiap wilayah telah menetapkan mana saja zona yang bisa dipasangi alat peraga kampanye dan mana saja zona yang tak diperbolehkan dipasangi alat peraga kampanye.

“Kami mendesak kepada peserta pemilu agar selalu taat pada aturan pemasangan alat peraga kampanye. Jangan sembarangan memasang alat peraga kampanye di tempat-tempat yang dilarang,” pungkasnya.(AL/AH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *