Tunjangan Guru Madin Diperbolehkan Gubernur, Mukhasiron Apresiasi Bupati Kudus

KUDUS, KUDUSSATU.com – Tunjangan guru madin, TPQ, serta guru swasta  sebesar Rp. 1 juta per bulan di Kabupaten Kudus akhirnya diperbolehkan oleh gubernur Jawa Tengah.

Wakil Ketua Fraksi PKB yang juga Sekretaris DPC PKB Kudus, Mukhasiron mengucapkan banyak terimah kasih kepada semua fraksi dan komisi  serta anggota banggar yang telah sepakat dan mendukung program tersebut.

“Walaupun banyak dinamika dalam pembahasan. Alhamdulillah, akhirnya sudah ketok palu,” katanya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan berdasarkan surat bupati  Nomor 900/8038/25.00/2018 tanggal 3 Desember 2018 perihal penyampaian Rancanagan Peraturan Daerah dan Rancangan  Peraturan bupati TA 2019 yang diterima  4 Desember 2018.

Serta, Keputusan Gubernur Jawa Tengah nomor 910/214/2018 tgl 26 Desember 2017  tentang Evaluasi RAPBD 2019 dan PERBUP tentang penjabaran belanja APBD 2019 menunjukkan bahwa tunjangan tersebut bisa dijalankan di 2019.

“Tunjangan untuk guru TPQ dan Madin serta Guru swasta Rp. 1 juta setiap bulan diperbolehkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Tunjangan Rp. 1 juta per bulan untuk 12.000 guru terdiri dari guru Madin ( 2.501) guruTPQ ( 3.487) guru swasta (1.801) Guru tidak tetap (937) dan guru wiyata bhakti ( 3.489 ) dan guru sekolah minggu 87 orang,” jelasnya .

Mukhasiron juga mengapresiasi Bupati Kudus, Tamzil dimana dalam proses pencairan tunjangan tersebut dipermudah melalui via ATM. Menurutya, hal ini untuk memangkas birokrasi sehingga tunjangan bisa langsung diterima dan tidak bertele-tele.

“Saya juga berharap dalam proses verifikasi guru ini agar tidak terjadi penerima ganda  supaya tidak muncul persoalan dikemudian hari. Pemkab harus selalu intens berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna menghindari duplikasi data,” pungkasnya . (BK/KS)