Persiku Kudus Siap Luncurkan Tiket Terusan Untuk Kompetisi Musim Depan

KUDUS, KUDUSSATU.com-Manajemen Persiku Kudus berencana memberlakukan tiket terusan untuk kompetisi Liga 3 musim mendatang. Hal ini guna meminimalisir terjadinya kebocoran dan penyalahgunaan. Hal ini disampaikan oleh Manajer Persiku Bismark melalui Sekretaris Umum Persiku, Kasman, Rabu (19/12/2018).

Menurut dia, langkah penggunaan tiket terusan dianggap lebih efektif untuk menekan terjadinya kebocoran penerimaan pendapatan dari penjualan tiket pertandingan.

“Pengalaman yang kemarin-kemarin banyak disalahgunakan oleh oknum,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Kasman pihak manajemen (Panpel) akan membuatkan kartu seperti ATM yang itu dilengkapi dengan barcode.

Kartu itu, bisa diperoleh di display yang dimiliki oleh Panpel. Atau juga nanti akan bekerjsama dengan organisasi suporter.

“Kita juga melakukan penjualan secara online untuk pembelian tiket terusan. Bahkan, kita juga sudah ditawari kerjasama dengan salah satu penyedia jasa aplikasi online,” beber Kasman.

“Untuk tiket satu pertandingan dijual dengan harga Rp 20.000,”imbuhnya.


Ia menjelaskan, tiket terusan berlaku untuk satu musim kompetisi yaitu sebanyak 14 pertandingan (kandang). Pemilik tiket terusan tinggal menggesekkan kartu pada alat yang sudah kami siapkan di pintu masuk stadion.

“Keunggulan dari tiket terusan, pemilik kartu bebas memilih nomor kursi yang diinginkan. Jadi tidak usah rebutan kursi sehingga lebih nyaman,” jelasnya.

Kasman menambahkan, tiket terusan hanya untuk kawasan stadion yang memiliki tribun.

“Untuk lokasi yang belum ada tribunnya pembelian masih bisa dilakukan secara manual,” ungkapnya.

Manajemen, lanjut Kasman juga menyediakan undian dengan hadiah sepeda motor dalam setiap pertandingan.
Sementara itu, Ketua Umum suporter New Macan Muria, Wijiyono mengatakan, konsep tiket terusan ini tidak akan mudah dilakukan.

Menurutnya, sosialisasi terhadap tiket terusan ini tidak mudah dan lagi harga tiket terusan juga akan mahal di awal sehingga akan sulit dijangkau oleh suporter yang berasal dari kelas ekonomi bawah.

“Idenya bagus, tapi butuh kerja keras untuk mewujudkannya. Kami harap ada win-win solution,”tukasnya.(AM/AHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *