ICW:Kepala Daerah Ditangkap KPK Didominasi Kasus Suap

KUDUSSATU.com-Indonesia Corupption Watch (ICW) mencatat jenis kasus korupsi yang menjerat kepala daerah di seluruh Indonesia sebanyak 45% kasus suap dan 30% kasus yang merugikan keuangan negara.

Hal tersebut berdasarkan pemantauan terhadap kasus korupsi yang menjerat kepala daerah yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang 2004 hingga 2018.

“Kasus korupsi yang melibatkan suap dan gratifikasi sekaligus, juga cukup sering dilakukan dengan 11% kasus,” kata Peneliti ICW Egi Primayoga dalam keterangan konferensi pers di kantornya, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/12).

Kasus korupsi lain yang tak kalah penting disoroti adalah yang berkaitan dengan pencucian uang (TPPU) yang melibatkan kepala daerah, namun jumlahnya tidak sebesar kasus korupsi yang lain.

“Kasus gratifikasi yang menjerat kepala daerah sebesar 5%, dan korupsi suap dan pencucian uang ada 1%. Kemudian kerugian negara dan suap sebesar 3%, dan gratifikasi dan pencucian uang hanya 2%,” ujar Egi.

Selain itu juga, ICW menelusuri lingkup kasus korupsi yang menjerat kepala daerah, seperti pengadaan barang dan jasa menjadi yang terbanyak sebesar 27%, dan korupsi infrastruktur dengan jumlah 23%.

“Kemudian perizinan sebanyak 17%. Dan kasus korupsi lain yang dominan mencakup suap hakim sebanyak 12%, penyalahgunaan anggaran dengan angka 12%, dan suap perizinan sebesar 17% kasus,” ucapnya.

Diketahui, ICW mencatat, sepanjang 2004 hingga 2018 ada sebanyak 104 kepala daerah yang tersandung kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh KPK.

Selain itu, pihaknya juga mencatat dari sepanjang 2004 hingga 2018. Wilayah yang paling banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi itu dari Jawa Timur sebanyak 14 kasus.

Sumber: akurat.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *