Bayar Denda Mulyadi Sebesar Rp 5.000.000, Warga Singocandi Kumpulkan “Koin” Donasi

KOTA, KUDUSSATU.com-Warga Desa Singocandi yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Kang Moel melakukan aksi solidaritas pengumpulan koin atau donasi. Hasilnya nanti akan diserahkan kepada keluarga Mulyadi untuk membayar denda sebesar Rp 5.000.000.

“Pengumpulan koin ini untuk membantu keuangan keluarga Pak Mulyadi sekaligus untuk membayarkan denda sejumlah Rp 5.000.000,” kata koordinator aksi Koin Kang Moel, Ahmad Fatkhul Munif, Kamis (13/12/2018).

Disebutkannya, aksi dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama aksi dilaksanakan di depan Balai Desa Singocandi untuk siang hari.

“Selanjutnya, pengambilan donasi sore ini dilanjutkan keliling ke rumah warga Desa Singocandi,”tuturnya.

Hakim Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan telah vonis 3 bulan penjara dan denda Rp 5.000.000 dengan subsider 1 bulan penjara, Rabu (12/12/2018). Putusan hakim tersebut dianggap menyakiti rasa keadilan wong cilik.

Sebab, kasus kecelakaan yang terjadi antara Mulyadi dengan ibu Sulasih sudah terjadi kesepakatan damai. Bahkan, Mulyadi yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul itu sudah bersedia menanggung biaya pengobatan Ibu Sulasih sebesar Rp 1.500.000.

Namun, hukum ternyata berkata lain. Aparat penegak hukum tetap memproses kasus ini hingga akhirnya Mulyadi harus merasakan mendekam di balik jeruji besi. Sebagai kepala rumah tangga praktis Mulyadi tidak lagi mampu menafkahi istri dan anaknya.

“Kami sangat prihatin dengan kasus yang menimpa pak Mulyadi. Ini benar-benar mengusik rasa keadilan masyarakat. Khususnya wong cilik,” kata Sholeh Syakur, ketua RW setempat.

Ia menambahkan, aksi pengumpulan donasi ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban Mulyadi dan keluarga. Termasuk untuk membantu membayar biaya denda sebesar Rp 5.000.000 ke pengadilan.(AM/AHS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *