Menanti Putusan Hakim Soal Kasus Mulyadi Hari Ini


KOTA, KUDUSSATU.com- Terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung jeruji besi, Mulyadi warga Singocandi, Kecamatan Bae, akan menyampaikan pledoi (pembelaan) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri, Selasa (12/12/2018).

Nasib Mulyadi, buruh kuli panggul ini ditentukan dalam persidangan hari ini. Setelah lebih kurang selama 35 hari harus mendekam di balik jeruji besi.

Siang ini pledoi yang akan dibacakan oleh penasehat hukum pak Mulyadi, Slamet Riyadi. Sekaligus juga akan mendengar putusan hukuman oleh majelis hakim terhadap terdakwa.

Slamet mengatakan, rencananya sidang putusan akan dilakukan hari ini sekitar pukul 11.00 WIB di Pengadilan Negeri Kudus.

“Sesuai saran majelis, pledoi berupa tertulis dan akan saya bacakan dihadapan sidang majelis hakim,” kata dia.

Ia menyampaikan harapan agar putusan hakim yang akan dijatuhkan kepada terdakwa nanti benar-benar merupakan keputusan yang terbaik. Kami juga meminta do’a dari seluruh masyarakat terutama yang sangat peduli dengan perkara ini,agar majelis hakim dapat memutuskan perkara ini dengan seadil-adilnya.

“Sudah semestinya pak Mulyadi dibebaskan dari segala hukuman,” terang dia.

Kasus Mulyadi menyita perhatian masyarakat Kudus. Mereka menuding aparat penegak hukum pada peristiwa kasus kecelakaan lalu lintas yang berlebihan menyikapinya. Kasus kecelakaan Mulyadi dengan Sulasih terjadi Agustus lalu. Kedua belah pihak bahkan telah sepakat berdamai 29 September lalu. Mulyadi bahkan telah menanggung seluruh biaya pengobatan Ibu Sulasih sebesar Rp 1,5 juta.

“Mulyadi dan Sulasih sudah sepakat berdamai. Tapi sangat disayangkan, aparat penegak hukum masih mencari celah untuk membawa ke ranah hukum,”terang Slamet.

“Bahkan saksi korban juga menandatangani surat pengajuan penangguhan penahanan terhadap terdakwa, penyelesaian dalam suatu tindak pidana dengan mengunakan Restorative Justice lebih mengutamakan musyawarah terjadinya kesepakatan antara pihak yang berpekara, dengan kepentingan masa depan para pihak,” pungkas Slamet.(AM/AHS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *