Warga Singocandi Tanda Tangani Petisi “Keadilan”, Tolong Bebaskan Kang Mulyadi Pak Jaksa!

KOTA, KUDUS SATU.com-Ratusan warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus, menggelar aksi solidaritas, terhadap Mulyadi warganya yang ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kudus, Jum’at sore (30/11/2018).

Di atas bentangan kain putih sepanjang lima meter, warga memberikan dukungan agar kasus yang dialami oleh Mulyadi segera selesai dan dibebaskan dari hukum.

“Petisi ini nantinya akan kami bawa saat persidangan Senin (3/12) mendatang sebagai bukti dukungan moril warga,” kata Syakur, ketua Rukun Warga (RW) 01 Desa Singocandi saat dikonfirmasi kudussatu.com.

Syakur menyebutkan, bahwa warga nampak antusias untuk menandatangani petisi “Peduli Kang Mul”. Mereka berharap pihak penegak hukum (Kejaksaan) bisa menangguhkan penahanan terhadap Mulyadi dengan alasan keadilan dan kemanusiaan.

“Bahkan Kang Mul bisa dibebaskan dari jeratan hukum tanpa syarat,” jelasnya.

“Kami akan terus memberikan dukungan sampai kasus ini benar-benar diselasaikan secara adil,” imbuh Syakur.
Mulyadi, seorang kuli panggul ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kudus sejak 8 November lalu. Mulyadi ditahan terkait kasus kecelakaan (serempatan) kendaraan bermotor yang terjadi di Agustus silam. Dengan korban ibu Sulasih, buruh rokok.

Kedua belah sejatinya sudah terjadi kesepakatan damai dan korban sudah memaafkan baik secara lisan dan tertulis. Mulyadi juga sudah bertanggungjawab menanggung biaya pengobatan Ibu Sulasih sebesar 1’5 juta. Namun, oleh pihak Polres Kudus tetap memprosesnya hingga akhirnya P21 oleh Kejaksaan Negeri Kudus.

Kasus Mulyadi pun sudah memasuki tahan persidangan. Persidangan perdana telah berlangsung Senin (26/11) lalu.

” Senin (3/12) mendatang sidang dengan agenda jawaban permohonan atas penangguhan penahanan dan pemeriksaan dan pembuktian (pemeriksaan saksi-saksi),” kata Slamet Riyadi, selaku Penasehat Hukumnya.

Slamet menambahkan bahwa masyarakat khususnya warga Singocandi berharap sekali agar Pak Mulyadi ditangguhkan penahanannya.

“Semoga penangguhan penahanan Pak Mulyadi dikabulkan dan segera keluar dari tahanan,” harapnya.(AHS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *