Santri Qudsiyyah Ikut Lestarikan Pakaian Khas Kudus

KOTA, KUDUSSATU.com-Pemerintah Kabupaten Kudus telah mencanangkan pemakaian pakaian khas Kudus dengan ciri penggunaan Iket kepala dalam rangka ikut melestarikan budaya daerah.

Hal itu pun mendapat respon dan dukungan yang positif di kalangan dunia pendidikan. Dukungan ditunjukkan oleh guru dan santri Madrasah Qudsiyyah yang mengenakan pakaian khas Kudus dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W beberapa waktu lalu.
Senin (19/11), ratusan santri dan guru Madrasah Qudsiyyah peringati bulan kelahiran Nabi Muhammad.

“Ratusan guru dan santri Qudsiyyah mengenakan pakaian khas Kudus saat peringatan maulid nabi,” kata Pengurus Persatuan Pelajar Qudsiyyah (PPQ), Alfiyyan.

“Pakaian tersebut diusulkan oleh dewan guru dengan persetujuan para pengurus Persatuan Pelajar Qudsiyyah (PPQ),” ungkapnya.

Dia menjelaskan alasan mengapa pakaian khas Kudus tersebut dipakai karena merupakan cerminan dari budaya Khas Kudus yang harus dilestarikan.

” Tujuannya untuk mengenalkan budaya Kudus sejak masih di bangku sekolah,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Madrasah Qudsiyyah, Fahruddin menambahkan Madrasah Qudsiyyah mencoba menggali kembali budaya kudus dan dimunculkan dalam setiap event-event madrasah Qudsiyyah.

“Kami sudah memulai memperkenalkan pakaian khas Kudus saat perngatan satu abad Qudsiyyah,” ungkapnya.(AM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *