Mati Suri, Ketua MUI Kudus Pertanyakan Nasib Perda Madrasah Diniyah Takmiliyyah.

KUDUS, KUDUS SATU.com-Lima tahun sudah usia Perda Madrasah Diniyah Takmiliyyah sejak disahkan di DPRD Kudus tahun 2013 silam. Namun, sampai detik ini belum kepastian dan kejelasan untuk pelaksanaannya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Ahmad Hamdani, Ahad (18/11/2018).

Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013, seakan mati suri. Pasca disahkan oleh di dewan, sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya. Bahkan, pada 2016 silam ada wacana dari Pemkab Kudus untuk mencabut perda tersebut.

“Tahun 2013 susah payah Perda Madrasah Diniyah disahkan. Tapi, perda itu hanya ada dalam bentuk lembaran-lembaran,” ujar dosen di IAIN. Kudus itu.

“Perlu ada sebuah politicalwill dari semua pemangku kebijakan untuk sama-sama mencari solusi atas problematika tersebut,” imbuhnya.

Seminar Pendidikan yang dilaksanakan oleh MUI Kudus berlangsung di aula MubarokFood. Sejumlah tokoh hadir sebagai antara lain anggota komisi D DPRD Kudus, Sutejo, ketua ISNU Kudus Dr. Kisbiyanto dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Kudus. (AM/AHS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *