Menghindari Transaksional, Calon Ketum KONI Kudus Ardiansyah Ingin Dipilih Karena Adu Progam dan Gagasan

KUDUS, KUDUSSATU.com-Kendati hanya mengantongi dukungan sebanyak 8 Pengurus Cabang (Pengcab) dari total 44. Sementara pesaingnya, Antoni Alfin mengklaim mengantongi sebanyak 28 dukungan dari Pengcab .

Hal itu tidak lantas membuat ciut nyali Ferdaus Ardiansyah Purnomo untuk mantap maju sebagai calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus periode 2019-2013.

“Hingga hari h pelaksanaan musyarawah cabang (muscab) pemilihan ketum KONI, semuanya masih bisa cair. InsyaAlloh semua memiliki kans yang sama,” kata Ardiansyah kepada kudussatu.com, Kamis (15/11/2018).

Ardiansyah mengaku tidak terlalu ambil pusing soal menang kalah dalam perebutan posisi ketum KONI. Jauh lebih penting, menurut dia, bagaimana berpikir untuk memajukan dunia olahraga di kota Kudus.

“Bagaimana olahraga di Kudus bisa lebih maju. Bisa bersaing di kancah nasional dan internasional,” harapnya.

Ditanya soal kemungkinan pemilihan ketum bersifat transaksional, pihaknya mengakui hal tersebut sangat mungkin terjadi. Namun, ia masih yakin dan percaya kawan-kawan di Pengcab memiliki idealisme.

“Kami kembalikan ke nurani masing-masing. Kami terus berusaha menyakinkan bahwa dunia olahraga di Kudus bisa maju dengan saling dukung satu sama lainnya. Semua harus dirangkul demi sebuah kemajuan,” bebernya.

“Kami ingin menawarkan sebuah progam dan gagasan. Bukan semata-mata transaksional (uang),” imbuhnya. (AM/AH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *