PAMI Kudus Targetkan Juara Umum di Indonesia Open Master Atletics Championship

KUDUS, KUDUSSATU.com– Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) menargetekan juara umum di ajangajang Indonesia Open Master Atletics di Jakarta, Ahad (28/10/2018).

Pada Kamis (25/10/2018) segenap pengurus dan atlet dari Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Kudus menemui Bupati Kudus M. Tamzil di Pendopo Kudus.Kehadirannya mereka untuk memohon doa restu kepada orang nomor wahid di Kota Santri.

Ketua PAMI Kudus Firdaus Ardiansyah Purnama mengatakan, ada 13 atlet putra dan putri PAMI Kudus yang ikut serta. Mulai dari usia 35 sampai 70 tahun. Mereka berlomba di empat nomor yakni lomba jalan, lari, tolak, dan lompat.

”Selain atlet juga ada 10 official. Jadi yang berangkat ke Jakarta berjumlah 23 orang,” ujarnya.

Dalam ajang tahunan itu ada 13 atlet yang dikutkan. Terdiri dari tiga perempuan dan 10 laki – laki. Mulai dari usia 35 sampai 70 tahun. Mereka berlomba di dua cabang olahraga (Cabor) yakni jalan sehat dengan jarak 3.000 meter, lari dengan jarak 200, 400, 800, 1500, dan 3.000 meter.

PAMI Kudus sudah melakukan persiapan sejak juli lalu. Tepatnya usai bertarung di Kejuaraan Atletik Master Solo Terbuka 2018 pada 26 sampai 28 Juli lalu di Surakarta. persiapan sudah digenjot usai kejuaraan di Solo pada Juli lalu. Latihan kami lakukan setiap hari.

”Latihannya lari sama jalan mulai dari pukul 06.00 sampai 08.00. Biasanya kami lakukan di area sport center kudus dan stadion kudus untuk cek waktu,” ujarnya.

Dia menerangkan, ajang tahunan itu diikuti oleh 30 provinsi dan 455 kabupaten di seluruh indonesia serta utusan dari dunia internasional ada Cina, India, Malaysia, dan Singapura. Sebab, PAMI merupakan organisai tingkat dunia.

Cabang PAMI di Jawa tengah baru Kudus yang ikut. Pihaknya menargetkan bisa menjadi Juara Umum tingkat Kabupaten se Indonesia.

”Kami juga sudah memohon doa restu kepada Bupati Kudus, dan berharap bisa menjadi juara umum,” katanya.

Sebelumnya pada kejuaraan di Surakarta PAMI Kudus berhasil melebihi target yang dicanangkan saat itu “Dari target 8 medali emas kami berhasil mengantongi 11 mendali emas, dua mendali perak, dan empat mendali perunggu, Prestasi itu menjadi capaian terbaik sejak PAMI Kudus terbentuk. Karena sebelumnya di kejuaraan serupa di Bandung 2017,” ungkap Ardi pengusaha muda yang sangat peduli pada perkembangan olahraga di Kudus.

Bupati Kudus M. Tamzil usai menerima kunjungan atlet dan pengurus PAMI Kudus menyampaikan, sangat mendukung keberadaan PAMI di kudus karena mandiri dalam pelaksanaan kegiatan. Jadi perlu diapresiasi dan pihaknya juga berpesan agar selalu semangat.

“Kami doakan Kontingen dari PAMI Kudus memperoleh target kejuaraan di Jakarta nanti, dan kami mengapresiasi para pengurus olahraga ini karena mampu membangkitkan semangat berprestasi bagi para atlit dengan cara mandiri,” terangnya.

Sementara itu pegiata komunitas olehraga sehat GOR Kudus Arif Solekan mengatakan, mengapresiasi pada kegigihan Ardi yang sangat peduli pada perkembangan Atlet Master di Kudus.

“Mas Ardi sangat konsen pada perkembangan cabang-cabang olahraga di kudus, membeayai sendiri, mengakomodasi pemberangkatan atlet atlet yang akan berlaga di kejuaraan-kejuaraan bahkan membentuk klub-klub olahraga serta menyelenggarakan sarprasnya dengan dananya sendiri,” kata pendiri SMM ini.

Selain itu meski masih muda dan pengusaha, Ardi masih peduli dengan pembinaan pada atlet atlet lanjut usia yang pernah berprestasi dikala muda untuk terus berprestasi di kejuaraan master.

Sejumlah Cabor olahraga di jadwalkan akan bergabung pada klub “Garuda Jaya” besutan Ardi yang selama ini konsen pada Cabor Atletik. (AD/AHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *